Sadis. Diduga Dendam Politik, Awal 2020 Delapan Aparat Desa Raja di Pecat Serentak

LUWU, PilarNews – Melalui media ini salah satu aparat atau perangkat desa raja kecamatan bua kabupaten luwu, selasa (7/01) yang tidak mau dimuat namanya menyampaikan bahwa kepala desa raja yang baru, Tawakkal telah memberhentikan secara terhormat delapan perangkat atau aparat desanya secara serentak pada hari ini di awal 2020.

Setelah dilihat melalui via-WA yang diberikan oleh pihak korban pemecatan, bukti surat keputusan kepala desa raja nomor 01 Tahun 2020 yang tertanggal 07 Januari 2020. Tawakkal selaku kepala desa raja yang baru dilantik pada tanggal 16 Oktober 2019 lalu, telah memecat atau memberhentikan delapan aparat desannya secara bersamaan.

Nama-nama dan jabatan ke-8 aparat desa raja yang diberhentikan secara bersamaan yaitu Kaur Umum dan Perencanaan, Hasnawir., kemudian Kasi Kesra, Israil., Kasi Pemerintahan sekaligus Pj.Sekdes, Muharram., Kaur Keuangan,Nasruddin Malik., Kadus Kampung Baru,Ukkas., Kadus Jalajja,Kamil., Kadus Balambang,Mas Adil dan Kadus Pantai Bahari,Suryadi,A.Ma.Pd

Menurut pihak korban yang enggan dimediakan namanya, Tawakkal memberikan pemecatan atau pemberhentian secara tiba-tiba dan sekaligus bersamaan (serentak), karena diduga ada unsur dendam politik pada waktu pilkades lalu. “Jangan bawa-bawa politik dalam proses perencanaan pelayanan masyarakat”. Katanya

Pihak korban atau kedelapan aparat perangkat desa tersebut mengatakan sebelum mereka ajukan ke PTUN Makassar. Besok (08/01) mereka bersamaan akan menghadap dulu ke Inspektorat Pemkab.Luwu kemudian menghadap ke kepala dinas DPMD dan kejaksaan negeri belopa untuk meminta petunjuk sekaligus menuntut tidakan Tawakkal selaku kepala desa raja yang baru, berdasarkan Permendagri nomor 67 tahun 2017 dan Perbup tahun 2018. (pn/hyn)

Leave a Reply