Ini Keterangan Kasat Reskrim Terkait Hasil Labfor Kebakaran Kuba Utama Masjid Agung Belopa

AKP.FAISAL SYAM,SH.SIK : “Hasilnya Belum Bisa Dipublikasikan, Karena Masih Ada Pemeriksaan Tambahan”.

LUWU, PilarNews – Hasil penyelidikan terkait kebakaran kuba utama Masjid Agung belopa kabupaten luwu oleh Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda sulsel sudah ada, namun belum bisa dipublikasikan. Kata Kasat Reskrim Polres luwu, AKP.Faisal Syam,SH.SIK pada media ini di ruang kerjanya. Selasa (11/6)

Saat dikonfirmasi Faisal mengatakan “Masih ada pemeriksaan tambahan lagi terhadap saksinya nanti, baru nanti kita gelar lagi apakah ini memenuhi unsur pidana atau ngga atau ditingkatkan ke penyidikan atau ngga”.

“Hasilnya sudah ada cuman dari hasil labfor kita konfirmasi lagi ke saksi, ini hasil labfornya begini kepada saksi-saksi itu saat kita melakukan pemeriksaan tambahan nantinya”. Terangnya

“Hasil dari labfor ngga bisa di publikasikan dulu, karena masih ada pemeriksaan tambahan. Kalau secara tehnis disajikan buat penyidik hasil dari labfor ini. Berdasarkan hasil labfor itu nanti penyidik yang akan konfirmasih ulang ke para saksi, apakah sinkron atau tidak”.

Kasat reskrim polres luwu juga mempertanyakan bahwa dalam kasus ini nantinya apakah ada unsur pidana atau tidak. “Kemudian adakah unsur pidananya disitu atau tidak, kalau memenuhi unsur pidana yah kita tindak lanjuti dan ini masih berproses dalam pemeriksaan tambahan nanti”.

Terkait waktu untuk pemeriksaan tambahan nantinya pihak kepolisian memberikan waktu yang luang untuk para saksi selama dua minggu untuk diperiksa. “Tidak bisa ditarget, kita kasih waktu tiga hari untuk dipanggil, kalau dia tidak datang dipanggil lagi dengan waktu tiga hari lagi. Saya mau kasih waktu dua minggu udah selesai”.

Sementara empat orang saksi saat penyelidikan sebelumnya dan kemungkinan akan bertambah dalam pemeriksaan tambahan. “Jumlah saksi sebelumnya ada empat orang, kemungkinan ada saksi tambahan nanti, termasuk pengurus masjidnya”. Ungkap Faisal

Sebagai kasat reskrim polres luwu, Faisal berharap kepada masyarakat supaya dalam kasus ini jangan ada yang kait-kaitkan dengan kepentingan politik. “Jangan dikait-kaitkan dengan politik yang arahnya kepidana padahal inikan kejadian. Ada kepentingan yang masuk berusaha menciptakan opini bahwa masjid itu sengaja dibakar, orang gila skalipun ngga akan membakar masjid”. Katanya

“Kita berharap supaya masyarakat bersabar proses penyelidikan masih berlangsung, dalam waktu dekat penyidik akan memanggil kembali saksi-saksi dan bahkan ada beberapa tambahan saksi akan dimintai keterangan”. Kuncinya (pn/hyn)