PLN Belopa Berulah Lagi, Memutuskan dan Mencabut Alat Meteran Langganan Secara Tiba-Tiba

LUWU, PilarNews – Selain sering mati lampu dan biaya pemasangan meteran di atas standar aturan di tahun-tahun kemarin, kini PLN cabang belopa kabupaten luwu cabut dan putuskan aliran listrik langganan secara tiba-tiba (paksa).

Ibu Sulo (46 thn) warga desa senga selatan kecamatan belopa, pada media ini mengatakan bahwa petugas PLN belopa datang langsung mencabut alat di meteran PLN dan memutuskan aliran listrik dirumahnya secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan awal ke pemilik rumah.

Saat wartawan media ini menanyakan soal pembayaran iuran langganan, ibu Sulo mejawab sambil kepalanya digaruk. “Iya memang saya terlambat membayar selama dua bulan, dari bulan maret dan bulan april, tapi sayakan sudah bayar lunas semuanya di bulan ini (mei).”

“Maksud saya, kami sebagai pelanggan atau sebagai masyarakat itu kan banyak kewajiban atau kesibukan yang harus diselesaikan, jadi wajar kalau ada kewajiban yang kami lupakan seperti kewajiban membayar listrik, namanya juga manusia biasa kan pasti ada yang dilupakan”. Tutur ibu satu anak ini

“Seperti tahun-tahun yang lalu, kalau saya terlambat satu bulan saja sudah ada peringatan secara tertulis dari pihak PLN bawakan ke rumah, untuk mengingatkan kami sebagai langganan PLN dalam keterlambatan membayar, tapi sejak awal tahun ini (2019) tidak ada pemberitahuan dari pihak PLN ke saya, ehh.. tiba-tiba datang langsung memutuskan, itu persoalannya!”. Keluh ibu Sulo

“Kan saya jadi kaget. Apalagi ada anak bayi dirumah, kami juga buka puasa dengan kondisi gelap-gelapan. Jadi saya sebagai langganan mau bertanya ke pihak PLN, kok kenapa tidak ada pemberitahuan lagi, kalau ada penunggakan seperti tahun-tahun kemarin, apakah ada unsur kesengajaan karena tahun politik…?” Curiga ibu Sulo dengan nada agak kesal

Dilain pihak. Mas Dedy salah satu staf manager bagian, dikantor PLN cabang belopa, saat dikonfirmasi lewat Hp mengatakan pihak PLN selalu memberikan peringatan secara tertulis apabila ada langganan PLN yang lewat satu bulan terlambat membayar”. Jelas Mas Dedy

Dedy juga menjelaskan bahwa bila langganan terlambat membayar satu bulan maka jaringan listriknya diputuskan sementara, bila terlambat dua bulan pihak PLN akan menjabut alat saklar di meteran dan bila sampai tiga bulan belum membayar iuran listriknya maka pihak PLN akan memutuskan untuk berlangganan dengan cara menyegel atau mencabut meteran langganan. Kuncinya (pn/hyn)