Ajak Sinergitas BPD dan Pemdes di Pelantikan Tahap Keempat, Bupati Luwu Ingatkan Tugas Utama Dalam Validasi Data Penduduk

LUWU, PilarNews – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang kembali melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada Dua Kepala Desa (Kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa serentak tahun 2019, di aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Luwu, senin (09/03). Pelantikan kedua Kades, yakni Kades Kadundung kecamatan Latimojong (Parambung) dan Kades Dampan Kecamatan Bastem Utara (Amos Tammu) serta Puluhan Ketua dan Anggota BPD di beberapa desa, merupakan tahapan Terakhir (ke-4) dari total 88 desa hasil pilkades serentak 2019 kemarin.

Unsur muspida yang hadir dalam acara pelantikan dimaksud, terlihat kapolres luwu,AKBP.Fajar Dani Susanto,S.ik,MH., Kajari Belopa,Erny Veronica Maramba,SH.M.Hum., Wakil DPRD Luwu, Sulkifli,ST., mewakili Dandim 1403 Sawerigading yakni Kepala Staf Kodim 1403/SWG,Mayor Kav Suparman,S.Pd., Ka.Pengadilan Negeri Belopa, Para Kepala OPD, para camat dan terlihat ratusan undangan serta keluarga yang dilantik juga hadir.

Bupati Luwu, H.Basmin Mattayang berpesan agar kepala desa dan BPD saling memahami tupoksi kinerja masing-masing, sehingga dapat terjalin sinergitas dalam menjalankan roda pemerintahan di masing-masing desa dan tugas utama pemerintah desa adalah validasi data masyarakat yang ril, terkhusus untuk masyarakat yang kena bantuan sosial (Bansos). “Kepala desa dan BPD yang baru dilantik, saudara-saudara punya tugas utama ada dua, yang pertama bagaimana melayani masyarakat dengan baik secara administrasi perkantoran dan yang kedua adalah bagimana mendata penduduk secara ril di daerah saudara masing-masing”.

“Sekian puluh tahun lamanya, kita belum dapat data ril berapa penduduk di desa itu, karena kepala desa dan BPD itu menyampingkan sebahagian dari topoksinya, yaitu mendata penduduk secara akurasi di wilayah saudara-saudara sekalian. Data penduduk yang akurat sangat dibutuhkan karena ada namanya bantuan dari pemerintah pusat, seperti bantuan bedah rumah, ada bantuan raskin (Rastra)”. Tutur Bupati Luwu

Bupati juga menyampaikan bahwa masyarakat yang layak dapat bantuan sosial dari pemerintah namun namanya tidak ada dalam daftar bantuan maka yang salah adalah pemerintah desa setempat dalam hal pendataan. “Program pemerintah pusat ada namanya bedah rumah, ada namanya bantuan raskin. Terkadang orang yang tidak punya hak mendapat bantuan tersebut, itu yang dapat. Siapa yang salah disitu?, yang salah adalah kepala desa dan BPD nya”. Tegas Basmin Mattayang

Basmin menyampaikan kepada semua pemerintah desa bersama BPD untuk bagaimana memberikan data rilnya ke dinas sosial sehingga dinas sosial melakukan program sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, begitu juga kepada BPJS, supaya bantuan yang terprogram dari pemerintah, baik bantuan dari pemerintah pusat, propinsi maupun daerah. Harap Bupati Luwu (pn/idl)

Leave a Reply