Berdasarkan Hasil Evaluasi Komisi II DPRD Luwu, Kadis Perdagangan Sosialisasi Ramaikan Pasar

Drs.HUSAIN : “Untuk Lancarnya Ekonomi Kerakyatan, Kami Upayakan Tidak Ada Lagi Pasar Bayangan di Tiap Kecamatan”.

LUWU, PilarNews – Sebelum dijalankan ke pasar-pasar tradisional lainnya dalam lingkup kabupaten luwu, pihak Dinas Perdagangan bersama pihak TNI-Polri dan Pol-PP luwu mengadakan sosialisasi “Ramaikan Pasar Tradisional” Belopa, dengan upaya menyatukan atau memindahkan, sekaligus mendata pedagang yang masih menjual di lokasi pasar lama kecamatan belopa, rabu (05/02)

Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan kabupaten luwu, Drs.Husain saat dikonfirmasi mengatakan, Untuk Lancarnya Ekonomi Kerakyatan, Kami Upayakan Tidak Ada Lagi Pasar Bayangan di Tiap Kecamatan. Hari ini, kami turun ke lapangan berdasarkan hasil evaluasi Komisi dua DPRD, pada hari kamis lalu (30/01), bahwa pasar yang lama tidak bisa lagi difungsikan sebagai pasar tradisional dan kalau di biarkan akan berdampak pada keterlambatan perputaran uang di masyarakat menengah kebawah, karena keramaian pasar akan terbagi dan akan menjadi tidak ramai apabila pedagang di lokasi pasar lama semakin hari semakin berkembang.

“Sehingga kemarin (04/02), setelah saya koordinasi secara internal dinas, kami koordinasi juga dengan satpol-pp dan pihak keamanan kemudian saya menghadap ke Bapak Bupati, untuk memberitahukan bahwa kami ada rencana untuk memindahkan sisa pedagang di pasar lama ke pasar baru belopa demi terwujudnya program Bapak Bupati untuk meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat, dan Alhamdulilah direspon baik oleh Bapak Bupati”.

Kami adakan koordinasi dengan berbagai pihak dan menyampaikan ke Bapak Bupati persoalan sosialisasi dan pemindahan dimaksud, khusus pasar belopa, karena kami sudah ada pembicaraan dengan H.herman, H.Jabir sama LSM Muh.Akmal sebelumnya, ternyata mereka bertiga sebagai penyewa lapak kepada para pedagang di pasar lama, lapak sebelah utara milik H.Jabir dan H.Herman dan sebelah selatan milik Muh.Akmal yang LSM itu. Kata Kadis

“Hari kamis lalu, mereka (H.Jabir,Akmal dan H.Herman) mengatakan pada saya, dasarnya pedagang disini (Pasar Lama) mau pindah ke pasar baru, yang penting disiapkan mereka tempat di sana. Sekarang kami upayakan dan sudah menyiapkan tempat untuk ditempati penjual sayur, buah dan sudah disiapkan juga untuk penjual ikan”.

Sehingga hari ini, sambung Husain. Kami turun di pasar lama untuk sosialisasi secara pendekatan kekeluargaan atau secara persuasif kepada para pedagang, berharap mereka paham dan kami langsung data dan dinomor kembali pedagang di pasar lama untuk menyiapkan tempat mereka, supaya besok mereka sudah bisa menjual di pasar baru. Jadi tidak ada lagi alasan mereka tidak ada tempat untuk berdagang di pasar baru.

Disamping itu juga, kami mau lihat komitmen Pak Akmal, H.Herman dan H.Jabir, apakah mereka mau bantu pemerintah daerah atau tidak, dengan ucapan mereka bahwa para pedagang akan pindah dengan sendirinya bila sudah ada tempat yang disediakan. Kalau nantinya, mereka tidak mau juga pindah besok, maka kami akan koordinasi ulang bersama pihak Pol-PP dan pihak Keamanan untuk bertindak lebih tegas. Jangan campur adukan sengketa lahan pasar lama dengan pedagang yang mau cari rezeki. Tegasnya

Harapan saya, masyarakat atau khususnya saudara-saudara kita para pedagang yang masih berjualan di lokasi pasar lama, bersihkan hati dan pikiran yang jernih, ikhlaskan lalu berniat tuk mengikuti aturan pemerintah, supaya pindah ke pasar baru dan mengaislah rezeki demi keluarga. Berikan kesempatan Kami Pemerintah menata dan mengatur Kota Belopa kita, menjadi Kota yang bersih, indah dipandang serta lebih baik kedepan. (pn/adl)

Leave a Reply