Luwu Rapat Koordinasi Siaga Bencana Hadapi Cuaca Ekstrem, Bupati Minta Semua Pihak Pro Aktif

LUWU, PilarNews – Berdasrkan dan menindaklanjuti surat edaran mendagri nomor 360/14279/ SJ tanggal 30 Desember 2019, untuk mengantisipasi bencana tanah longsor dan banjir serta adanya informasi terkini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait waspada potensi cuaca ekstreim.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah kabupaten luwu mengadakan rapat koordinasi siaga bencana untuk menghadapi cuaca ekstreim persiapan dua bulan kedepan. Rapat koordinasi dimaksud melibatkan atau bersama TNI-Polri wilayah tugas kabupaten luwu, di ruang aula Bappeda pemkab.luwu, rabu (8/01).

Yang menghadiri rapat tersebut, Bupati luwu, H.Basmin Mattayang, Wakil Bupati Luwu, H.Sukur Bijak, Kapolres Luwu, AKBP.Dwi Santoso, Dandim 1403 Saweri Gading, Letkol.Inf.Gunawan,SIP. Sekda luwu, Ridwan Tumba Lolo dan para kepala SKPD pemkab.luwu yang terkait serta pasukan gabungan tanggap cepat bencana pemkab.luwu

Bupati luwu, H.Basmin Mattayang mengatakan bahwa di kabupaten luwu sekarang ini, kalau datang musim kemarau, panasnya ekstreim sampai debit air sungai kita di luwu menjadi minim, sehingga penilayan kualitas PDAM kita paling rendah. Datang musim hujan, hujannya juga ekstrim, terjadilah banjir dan longsor di kecamatan suli, larompong dan suli barat dan kecamatan lain seperti kejadian beberapa tahun yang lalu.

Kejadian atau pengalaman seperti ini, karena hutan kita di daerah pegunungan yang berbatasan dengan kabupaten tetangga itu sudah mulai habis ditebang oleh keluarga kita dari bugis yang masuk. Kata Bupati, sebagai contoh. Ada di satu desa keluarga dari bugis 80 KK hanya menetap sementara dan tidak menjadi warga di luwu, setelah merambas hutan lindung mereka pulang ke daerahnya, hanya datang merusak di luwu setelah itu mereka pulang. Ini yang menjadi salah satu faktor bencana di luwu.

Untuk itu, Bupati menyampaikan kepada para camat untuk tegas dalam pendataan melalui para kepala desa untuk mengantisipasi hal tersebut kedepan, para camat juga diminta supaya lebih pro aktif dalam komunikasi siaga bencana. Bupati Luwu, H.Basmin Mattayang menyampaikan pula kepada semua stake holder yang ada di kabupaten luwu, supaya pro aktif dan siap siaga menangani potensi bencana karena cuaca ekstrem beberapa bulan kedepan. Untuk menindak lanjuti surat Kemendagri tersebut. (pn/AL)

Leave a Reply