176 Orang Ikuti Latihan Kompetensi Tenaga Kerja, Oleh Dinas Nakertrans Luwu

LUWU, PilarNews – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadis Nakertrans) kabupaten luwu, Ir.H.Syaiful Abdul Latif,ST.MM mengadakan pelatihan kepada 176 orang masyarakat luwu di Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten luwu sejak 15 juli 2019, untuk menggenjot kompetensi keahlian pada 11 jurusan keterampilan dalam tahun ini.

Ke sebelas jurusan yang akan digenjot Dinas Nakertrans luwu adalah Tata rias kecantikan, Perawatan AC SPLIT, jurusan Alat Berat, Operator Kabinet Marking, jurusan Service sepeda motor injeksi, Pemeliharaan kendaraan ringan sistem injeksi, Pemasangan listrik bangunan sederhana, Pengelasan SMAW 3G, Penjahitan pakaian dengan mesin, Computer operator assistant dan jurusan Teknisi telepon seluler.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan individu sesuai jurusan masing-masing. “Semuanya kita genjot. Kata Syaiful, setidaknya target dalam 2019 sekitar 176 orang yang akan dilatih melalui berbagai skema, termasuk pemagangan, kerja sama dengan industri, salah satu langkah yang bisa dilakukan yakni melalui program vokasi dari pemerintah.

“Baik vokasi yang diselenggarakan oleh balai-balai latihan kerja pemerintah pusat maupun daerah, lembaga pelatihan swasta, training center industri maupun yang diselenggarakan masyarakat berbasis komunitas,” ujarnya.

Syaiful menuturkan, langkah yang diambil ini merupakan salah satu prioritas Dinas ketenaga kerjaan luwu untuk memastikan angkatan kerja di luwu memiliki kemampuan yang baik. Sehingga, ini akan memberi dampak positif terhadap iklim ketenagakerjaan. “Ini salah satu prioritas untuk memastikan angkatan kerja kita dibekali dengan skill yang baik. Mengingat, sebagian peserta tiap angkatan kerja kita masih didominasi lulusan SD dan SMP”.

Guna menjalankan program vokasi tersebut, Dinas Ketenaga kerjaan luwu telah berkoordinasi dan menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk pelaku industri. Selain itu, pihak Dinas juga sudah mendatangkan pelaku industri untuk melatih pekerja di balai-balai latihan.

“Kita sudah kerja sama dengan mereka, tinggal kita bekali dengan teknologi, seperti pelatihan di BLK luwu untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan terhadap pencari kerja. Dengan harapan setelah dilatih mereka dapat pekerjaan, bahkan lebih dari itu diharapkan mereka dapat membuka usaha baik secara sendiri-sendiri atau berkelompok”. Kuncinya (pn/AL)

Leave a Reply