Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani, Kades Sarankan Bupati Aktifkan Perusda

MUSMULIYADI : “Petani Jual Murah Gabah ke Luar Daerah, Setelah Jadi Beras Kembali Petani Beli Mahal”.

LUWU, PilarNews – Musmuliyadi, kepala desa (Kades) Buntu Kunyi kecamatan suli kabupaten luwu sulawesi selatan, melalui media ini, kamis (19/12) di ruang kerjanya, menyampaikan saran dan keluhan para petaninya kepada Bupati Luwu, supaya mengaktifkan kembali Perusahaan Milik Daerah (Perusda) demi pemberdayaan dan kesejahteraan kelompok tani di kabupaten luwu.

Musmuliyadi mengungkapkan keluhan-keluhan petaninya. “Selama ini hasil pertanian kita diluwu khususnya gabah, para tengkulak-tengkulak dari luar daerah masuk untuk beli gabah kita dengan harga yang murah, hanya Rp.2.500 per kilo itupun gabah yang kering, kalau alasan tengkulak bahwa gabah petani kita tidak bagus keringnya pasti mereka tawar lagi harga gabah petani kita dibawah standar, begitu juga harga petani yang lain seperti rumput laut sekarang hanya Rp.2.000 per kilo”.

Seperti inilah keluhan-keluhan para petani kita dikecamatan suli, khususnya di desa Buntu Kunyi. Kata Musmuliyadi sebagai kades, untuk itu kami sebagai pemerintah desa berharap kepada Bapak Bupati untuk aktifkan kembali Perusda. Karena satu-satunya harapan kami sebagai pemerintah desa melalui Perusda bisa mengangkat kesejahteraan petani yang selama ini menjadi keluhan mereka sebagai masyarakat kita.

“Dan kalau kita berpikir, seandainya perusda di luwu aktif dan mengaktifkan kembali pabrik-pabrik gabah besar diluwu, atau mengaktifkan gudang resi untuk mengelola hasil- hasil pertanian luwu, tidak perlu lagi petani kita menjual hasil produksi mereka ke luar daerah, seperti ke kabupaten sidrap, kota palopo dan daerah lainnya. Kalau Perusda yang kelola pasti ada selisih harga yang menguntungkan para petani kita, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan mereka di luwu”. Tuturnya

Bukan cuman petani sawah, sambungnya. Petani kebun dan petani tambak serta para nelayan juga merasakan hal yang sama. Karena ada penyampaian petani kita ke kami sebagai pemerintah desa bahwa pekerjaan mereka sudah tetap sebagai petani dari dulu sampai sekarang, jadi sekali lagi kami berharap sangat kepada bapak bupati supaya adakan perusda di kabupaten luwu untuk bagaimana mengelola hasil-hasil pertanian kita, agar hasil produksi para petani dan nelayan kita seimbang atau sesuai dengan modal dan keringat kerja mereka.

“Ini adalah salah satu solusi atau saran yang kami tawarkan ke pemerintah daerah dalam hal ini kebijakan bupati supaya aktifkan kembali perusda, karena perusda merupakan salah satu lembaga pemerintah daerah yang bisa menjawab semua persoalan-persoalan di tengah-tengah masyarakat, khususnya para petani serta pengusaha kecil dan menengah yang ada di kabupaten luwu”.

Kami juga berharap pada media Pilar News untuk bagaimana membantu kami untuk menjembatani hal ini ke bapak bupati, mudah-mudahan bapak bupati memberikan kesempatan dan diberikan kesehatan, supaya bapak bupati dapat memimpin luwu ini kedepan yang lebih baik serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat luwu kedepan. Kuncinya (pn/abd)