Lantik 63 Kepala Desa Se Kabupaten Luwu, Bupati Titip 3.T Dalam Pelayanan Masyarakat

Drs.H.BASMIN MATTAYANG,M.Pd : “Jangan Ada Yang Menjadikan Rumahnya Sebagai Kantor Kepala Desa”

LUWU, PilarNews – Bupati Luwu, H.Basmin Mattayang mengambil sumpah jabatan dan melantik 63 kepala desa terpilih untuk periode 2019-2025 di gedung simpursiang pemkab.Luwu, (16/10) yang didampingi oleh Wakil Bupati Luwu, H.Syukur Bijak., Ketua umum TP-PKK Luwu, DR.Hj.Hayarna Basmin,M.Si dan terlihat juga dihadiri oleh ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali., Kapolres Luwu, AKBP.Dwi Santoso,SIk., Kajari Belopa, Erni Maramba,SH.MH., Dandim 1403 Sawerigading, Gunawan dan para Kepala SKPD Pemkab.Luwu serta ribuan masyarakat luwu.

Mewakili pemerintah daerah, Bupati Luwu menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala desa yang dilantik. “Pada kesempatan pertama ini saya atas nama pemerintah kabupaten luwu beserta seluruh jajaran, menyampikan ucapan selamat kepa saudara-saudara kepala desa yang sesaat tadi telah di lantik dan di ambil sumpahnya. Dengan pengambilan sumpah dan pelantikan ini, berarti saudara-saudara telah resmi memikul jabatan kepala desa dan menjalankan tugas yang telah di percayakan dan di amanahkan kepada saudara-saudara sebagai kepala desa masa jabatan 2019-2025. Dalam pelaksanaan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab untuk membawah perubahan positif dalam memajukan desa”.

Bupati Luwu juga mengingatkan kepada para peserta pelantikan terkait tanggung jawab jabatan sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Saudara-saudara sekalian penyelenggaraan pemerintah desa telah di atur dalam undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa serta peraturan perundang-undangan di bawahnya, desa sebagai unit pemerintahan pada hakekatnya merupakan basis dasar dan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara”.

“Kepala desa adalah unjung tombak dalam melayani masyarakat, karena itu kepala desa harus menjadi panutan, harus menjadi contoh dan kepala desa harus cerdas, kepala desa harus pintar menyelesaikan berbagai macam persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat itu yang penting saudara -saudara lakukan”. Harapannya

“Saya minta dan saya harapkan kepada semua kepala desa yang baru, harus banyak membaca regulasi, membaca peraturan, membaca undang-undang yang berkait dengan desa, karena seorang aparat pemerintah itu harus banyak menguasai aturan”. Tutur bupati

Bupati juga menyinggung salah satu program presiden Jokowi terkait penggunaan dana desa yang bersumber dari APBN dan Beliau mengarahkan untuk tertib 3T. “Program pemerintah, presiden kita bapak jokowi sejak kepimpinan bapak jokowi itu melahirkan satu kebijkan adanya dana desa sudah lima tahun bergulir dan itu tidak akan berhenti nantinya. Saudara-saudar kepala desa itu akan bertemu dengan administrasi. Karena itu saya berharap kepada semua kepala-kepala desa yang hadir harus memahami tiga hal dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, yang biasa saya singkat 3T. Yang pertama adalah tertib personil, yang kedua tertib administrasi, dan yang ketiga tertib lingkungan.”

“Dalam berbagai aspek tugas-tugas kepala desa harus menunjukan kepada masyarakat tentang ketertiban itu, salah satu contoh dalam kaitan dengan tertib personil kepala desa itu harus menjadi teladan dalam mengembang tugas yang di amanahkan kepadanya, jangan ada kepala desa yang lebih duluan rakyatnya bangun dari pada dia berkaitan dengan tertib personil saya tugaskan masyarakat di sekitar saudara-saudara untuk menilai saudara-saudara”.

“Yang kedua tertib administrasi, saya yakin dan percaya bahwa kepala desa yang baru, masi banyak yang belum tau tentang administrasi, apa itu lampiran dan lain-lain sebagainya, karena itu melalui kesempatan yang berbahagia ini juga saya minta kepada kepala DPMD siapkan dana dalam tahun 2020, lakukan pelatihan administrasi, pelatihan karakter kepada seluruh kepala desa yang baru di lantik”.

Yang ketiga adalah tertib lingkungan. Saudara-saudara sekalian tertib lingkungan ini perlu, keindahan, kebersihan, kerapian berkaitan dengan tertib lingkungan maka PKK istri saudara-saudara harus terlibat di dalamnya, saya menyampaikan itu kerena ada beberapa kantor desa yang tidak pernah ditempati berkantor. Saya tidak mau kedepan ada kantor desa yang tidak di tempati berkantor, pusat kegiatan kepala desa adalah di kantor kepala desa, disana ada BPD, disana ada staf”. Jangan Ada Yang Menjadikan Rumahnya Sebagai Kantor Kepala Desa”, karena pasti banyak keselahan dan keilafan yang saudara lakukan. sekali lagi saya minta tiga hal ini (3T) di perhatikan dengan baik. Tegas Bupati (pn/abd)